Workshop STIFIn Lisensi Promotor

Tentang Loe, Gue Ahlinya

Workshop STIFIn Lisensi Promotor selama tiga hari ini akan membuat anda begitu “ngelotok” jika berbicara  tentang Konsep STIFIn. Karena penguasaan anda terhadap Konsep STIFIn akan menjamin anda menguasai ilmu seluk beluk tentang diri manusia selengkap-lengkapnya dan sedalam-dalamnya. Setelah lulus Workshop STIFIn Lisensi Promotor anda diberi lisensi diizinkan mengisi “Sesi Privat” memenuhi permintaan klien mendalami diri dan keluarganya.

Jika lulus WSLP anda akan mendapatkan gelar Licensed STIFIn Promotor agar bisa segera membuka sesi privat secara komersil bersama klien Anda. Berkesempatan mengikuti Workshop Tematik STIFIn lainnya. Dan bisa bergabung di grup Telegram khusus Alumni WSLP se Indonesia, bisa sharing ilmu dengan GM Farid Poniman selaku Penemu STIFIn & para penggiat STIFIn se-Indonesia.

Materi Workshop STIFIn Lisensi Promotor

Hari I

  1. Bagian otak & fungsinya
  2. Fenotip dan strata genetik
  3. Sintesa STIFIn
  4. Strategi naik matra
  5. Tanya jawab dengan Farid Poniman

Hari II

  1. Pemetaan Dario Nardi, PhD
  2. Etika konseling
  3. Profesi & social roles
  4. Tanya jawab dengan Farid Poniman

Hari III

  1. Al-Ghazali
  2. Konsep dasar tematik
  3. Tanya jawab dengan Farid Poniman

Apa Itu Konsep STIFIn ?

Tes STIFIn sesungguhnya hanya menjawab dua pertanyaan, yaitu ‘Dimana belahan otak yang dominan? dan 2, Pada belahan otak yang dominan tersebut dimana lapisan otak yang dominan? Tes STIFIn, tidak memberikan informasi lain se-lain menjawab dua pertanyaan tersebut. Jika informasi yang diberikan menjadi lengkap dengan uraian panjang lebar yang memerlukan lebih banyak halaman tidak lain karena konsep STIFIn tentang belahan dan lapisan otak tersebut memang bagus.

Antara lima ragam kecerdasan dapat dibedakan secara telak (distinctive). Antara dua ragam kemudi kecerdasan sebagai penentu kepribadian juga dapat dibedakan secara telak. Demikian juga perbedaan antara kecerdasan dan kepribadian juga dapat dibedakan secara telak. Bahkan menggambarkan pola hubungan diantara lima kecerdasan dan sembilan kepribadian dapat distrukturkan secara tepat sehingga mudah dimengerti. Cara kerja dalam kepala ala kecerdasan tunggal dapat digambarkan dengan tepat mengikuti fakta keseharian cara kerja kepala yang berulang dan konsisten.

Ringkasnya Konsep STIFIn dapat menggambarkan seseorang secara utuh sebagai individu berikut hubungan sosialnya, meski hanya bermodalkan informasi belahan otak dan lapisan otak yang dominan.

Menentukan konsep dominasi otak antara konsep STIFIn dengan konsep kecerdasan yang lain juga berbeda. Konsep yang lain menggunakan pendekatan mengukur kapasitas perangkat keras otak. Menurut mereka jika terdapat belahan otak yang memiliki kapasitas paling besar maka belahan itu dianggap sebagai dominan.

Sedangkan, Konsep STIFIn bukan yang memiliki kapasitas paling besar yang dianggap dominan, melainkan yang paling kerap digunakan, paling aktif berfungsi, paling otomatis digunakan, dan menjadi bawah sadar manusia. Konsep STIFIn menyebutnya sebagai Sistem Operasi Otak.

Sistem Operasi Otak

Sistem Operasi Otak adalah : Otak yang paling paling kerap digunakan, paling aktif berfungsi, paling otomatis digunakan, dan menjadi bawah sadar manusia.

Diantara lima otak terdapat satu belahan yang berperan sebagai sistem operasi. Ada kalanya belahan otak yang berfungsi sebagai sistem operasi juga sekaligus memiliki kapasitas paling besar. Namun tidak selalu begitu. Maka jika konsep kecerdasan mendasarkan pada sistem operasi otak akan selamat karena akan menemukan jalan hidup yang ’gua banget’.

Otak dalam kepala bekerja secara komprehensif. Kelima-lima belahan otak semuanya bekerja secara bersamaan dan harmonis. Harmoni kebersamaan seluruh komponen otak dipimpin oleh sistem operasi yang berperan secara aktif sebagai pemimpin. Ketika salah satu otak berperan sebagai pemimpin dan aktif maka belahan otak lainnya akan berperan sebagai kabinet eksekutif yang pasif karena hanya bekerja setelah diperintah pemimpin. Meskipun kabinet eksekutif dari belahan otak yang lain kemudian bekerja namun pengambilan keputusan akhir tetap dilakukan oleh belahan otak yang berperan sebagai pemimpin yang aktif. Begitulah cara kerja sistem operasi otak, sebagai harmoni kebersamaan.

Begitu mengetahui belahan dan lapisan otak yang dominan, ternyata banyak sekali paket informasi yang bisa di kuak, mulai dari metabolisme tubuh, struktur tubuh, kekuatan dan kelemahan diri, pasangan kemistri unsur alam, cara belajar, kesesuaian profesi, cara bekerja, cara berhubungan, dan cara sukses menjalani hidup.

Pendek kata, setelah Tes STIFIn akan terbentang karpet merah seseorang yang terlihat terang benderang menuju kehidupan terbaik. Tuhan telah menghadiahkan jalan terindah untuk dilalui.