Intuiting introvert

Ii adalah singkatan dari Intuiting introvert. Jika huruf I berdiri sendiri merupakan identitas sebagai Mesin Kecerdasan (MK). Menurut Konsep STIFIn, ragam Mesin Kecerdasan hanya ada lima, dan I adalah salah satu diantara 5 MK tersebut. Identitas Mesin Kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika MK digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya. Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (extrovert). Dengan demikian, Ii sudah menjadi identitas kepribadian. I ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai MK lebih besar dari i yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.

a. Sistem Operasi Otak

Pengertian sederhana dari Intuiting introvert adalah jenis kepribadian yang berbasiskan kecerdasan indera keenam (intuisi) yang proses kerjanya dikemudikan dari dalam dirinya menuju ke luar dirinya. Sistem operasi pada tipe Ii berada di belahan otak bagian atas di sebelah kanan atau disebut sebagai otak besar kanan atau diringkas otak kanan. Pada otak kanan tersebut – yang menjadi kemudi kecerdasan dari tipe ini- berada di lapisan putih yang letaknya di bagian dalam. Otak kanan putih itulah yang menjadi sistem operasi tipe Ii.

Lapisan yang berwarna putih memiliki tekstur otak yang lebih padat karena mengandung sel otak lebih banyak. Kerapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan bagian luar tersebut membuat kemudi bergerak dari dalam ke luar. Hal ini menyebabkan yang punya badan’ ketika memiliki ide yang bagus seperti diberi mesin roket untuk terbang ke angkasa bersama ide tersebut.

b. Tipologi Fisik

Mesin Kecerdasan Intuiting (I) sesungguhnya identik dengan perut panjang. Mereka memiliki perut yang panjang dimana di dalamnya terdapat usus yang panjang. Perut panjang tersebut rupanya merupakan ciri-ciri dari tipe I yang mengolah makanan menjadi tenaga anaerobik dan disimpan dalam otot yang berwarna putih.

Tenaga anaerobik yang terdapat pada otot putih ini merupakan tenaga yang tidak stabil dan meledak-ledak. Itulah mengapa jenis tenaga ini akan bagus untuk melakukan sprint dengan kecepatan tinggi. Tenaga anaerobik merupakan tenaga yang eksplosif. Tentu saja otot putih ini mesti sering digunakan supaya otot berkembang dan memiliki kapasitas menyimpan tenaga anaerobik yang lebih banyak.

Tipe Intuiting introvert terlebih lagi karena ditunjang oleh ketersediaan baterai (charger) yang ada di dalam dirinya menyebabkan tipe Ii seperti memiliki daya ledak yang kuat. Selain memiliki bentuk (konstitusi) fisik yang astenis (jangkung) tebal, orang Ii juga memiliki tubuh sebagai penunjang bagi kepalanya untuk pergi terbang jauh bersama gagasannya. Oleh karena itu, pada tipe Intuiting secara umum sering kali memiliki bentuk bahu yang miring, seolah-olah ibarat roket yang dipandu kepalanya, khususnya otak kanannya.

Dalam proses penceranaan, makanan secara rakus diolah oleh perut panjang dan disimpan pada otot putih dari tipe I sebagai tenaga anaerobik. Tenaga anaerobik ini memiliki kemampuan untuk melakukan sprint. Bergerak secara eksplosif namun kemudian cepat habis. Pada tipe I dengan kemudi introvert (i), hal tersebut masih bisa didorong hingga mampu mencapai jarak menengah, namun tetap tidak bisa digunakan untuk jarak jauh. Penggunaan untuk jarak jauh hanya mungkin jika memakai tenaga aerobik.

Itulah mengapa tipe I kurang suka main otot. Tipe ini tahu bahwa pada dirinya hanya tersedia lebih banyak otot putih dan kurang memiliki otot merah yang mengandung tenaga aerobik. Tipe ini lebih suka menggunakan kepala, namun jenis kepala sebelah kanan yang tidak membuat merengut seperti kepala sebelah kiri. Kepala kanan tipe ini justru lebih nyeleneh.

c. Sifat Khas

Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku) kepribadian dari tipe Intuiting introvert mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terdapat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik.

Menurut konsep STIFIn, ke sepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh (10) sifat yang tetap tersebut adalah:

  • learner,
  • assertive,
  • perfectionist,
  • scholar ,
  • hard to please ,
  • proud,
  • optimistic ,
  • deep,
  • insistent,
  • capable selling,

Sebagai pribadi yang utuh, tipe Intuiting introvert memiliki sisi-sisi diametral sebagai berikut: berpikir positif namun  sekaligus mengkhayal ala ‘time tunnel’ seolah-olah semua bisa terjadi, menyenangkan sebagai mitra bisnis namun tidak suka bicara pribadi, percaya diri sangat tinggi namun memacu ‘mesin’nya terlalu cepat seolah tanpa rem.

Selain itu, tipe ini terlihat atraktif dan estetik namun melewati zamannya, mahir membuat konsep dan sekaligus menguasai pekerjaan hilirnya namun menjadi terlalu masa-bodoh dengan lingkungannya, terbuka dengan perbedaan pendapat namun tetap keras kepala dengan keyakinannya.

Oleh karena itu, tipe ini perlu waspada dengan kelemahannya dan berusaha mengekploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik maka secara otomatis kelemahan dari tipe ini akan tertutup dengan sendirinya.

d. Kelebihan

Kepribadian dari tipe Intuiting introvert ini memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan kreativitas dan intuisi yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan kreatif atau disebut CQ (Creativity Quotient).

Tipe Ii memiliki kelebihan otomatis berfungsi dalam cara kerjanya yang terbiasa mencari Kualitas tersebut diciptakan dari pangkal, sehingga Ii sangat getol mencari penemuan-penemuan atau penciptaan-penciptaan baru.

Kelebihan tipe Ii justru terletak pada orientasinya untuk mengadakan sesuatu yang sebelumnya belum ada. Tipe ini mencari kepuasan. Jika karya ciptaannya kemudian diakui sebagai penemuan baru, maka hal tersebut menjadi kepuasan yang tak terhingga bagi tipe ini. Demikian juga tabiatnya terhadap uang, tipe Ii akan membelanjakan dan menginvestasikan uangnya untuk segala sesuatu yang dapat meningkatkan kualitas dirinya atau karya ciptaannya, agar ia memperoleh kepuasan secara berkelas.

e. Kemistri

Disain keberhasilan hidup seseorang dengan tipe Intuiting introvert ditandai dengan kemampuan menjalankan program untuk menginkubasi ciptaannya. Tipe ini tidak pernah kehabisan ide karena radar vertikalnya diberi roket dari dalam. Secara umum, Mesin Kecerdasan Intuiting memiliki kemistri kata yang berupa ilmu dan gagasan. Bagi tipe ini, ilmu dan gagasan tersebut akan begitu mudah dimunculkan. Namun ide saja tidak cukup. Ide tersebut harus diterbangkan setinggi-tingginya.

Proses menerbangkan ide dimulai dengan cara mematangkan ide, lalu dibuatkan infrastuktur untuk menerbangkan ide tersebut. Wujud konkrit mematangkan ide dan mempersiapkan infrastrukturnya yaitu, jika ide tersebut telah mewujud menjadi program dengan segala pranatanya. Semakin banyak program yang bisa digarap tipe Ii untuk merealisasikan mimpi dan gagasannya, tipe ini semakin menemukan jati dirinya.

f. Peranan

Dengan fungsi kepala kanan yang bagus, tipe I lebih menyukai pekerjaan-pekerjaan berkelas yang membutuhkan kualitas yang bersumber dari sumberdaya kreativitas yang dimilikinya.

Jika digabungkan dengan kecerdasan yang berbasiskan indera keenam, maka fungsi kepala kanan akan membuat tipe I lebih menyukai pekerjaan-pekerjaan necis yang tidak kotor oleh keringat. Hal itu juga yang membuat tipe I memilih peran sebagai sutradara di belakang layar yang memberi ide dan inspirasi kepada para pemain yang berada di lapangan atau di panggung.

Jika tipe I dikemudikan dari dalam -menjadi tipe Ii- akan muncul sifat ingin serba sempurna. Hal itu membuat tipe Intuiting introvert menyukai peran sebagai seorang penggagas yang menginisiasi (memulakan) pekerjaan dengan target melakukan perubahan atau memberi nilai tambah pada pekerjaannya.

Secara umum, kemampuan menangkap bahasa langit atau memprediksi kejadian membuat tipe Intuiting berani mengambil risiko. Hal inilah yang membuat tipe ini sangat berminat menjadi pengusaha atau pebisnis yang sejatinya berani menghadapi risiko gagal.

g. Target & Harapan

Kesungguhan untuk menciptakan sesuatu yang baru menjadikan tipe Intuiting introvert hanya akan puas jika menghasilkan sesuatu yang signifikan (berbeda secara nyata). Tipe ini berharap dapat selalu mencipta sesuatu yang baru sehingga pada akhirnya secara akumulatif, ia berhasil mengubah keadaan dirinya atau lingkungannya secara signifikan.

h. Arah Merek

Dengan kemampuan untuk selalu mencipta, memberi nilai tambah, menghasilkan perubahan yang signifikan, dan menjaga kesempurnaan, tipe Ii memiliki merek yang melekat pada dirinya sebagai sosok yang memiliki kualitas kerja yang tinggi.

Tipe Intuiting introvert tidak mementingkan kuantitas (volume) tapi justru sangat mementingkan kualitas (menghasilkan marjin yang besar). Sehingga, kesungguhan untuk menjaga kualitas kerja menjadi jaminan bagi orang lain yang ingin bekerjasama dengan tipe ini.

i. Cara Belajar

Dalam proses belajar, tipe Intuiting introvert selalu berfokus untuk memahami konsep. Upaya memahami konsep tersebut tidak mudah, maka tipe ini perlu dibantu dengan ilustrasi, grafis, dan film, yang akan memudahkan baginya untuk  memahami konsep dari setiap pelajaran. Selain itu, proses belajar dari tipe ini juga dapat ditransfer dari bahasa tubuh si pengajar.

Tipe Intuiting introvert akan menyukai dosen atau guru yang ekspresif dalam berkomunikasi baik dari aspek konten pilihan kata ataupun dari cara penyampaiannya. Konten pelajaran yang disukai tipe ini adalah konten yang dapat menggugah keingintahuan atau memberi inspirasi baru baginya. Tipe ini juga menyukai cerita-cerita petualangan yang fiktif karena hal itu akan membuka cakrawala fantasinya.

Pemberian motivasi bagi tipe Ii cukup dengan ditantang melihat masa depan yang lebih baik. Tipe Ii memiliki
optimisme yang kuat dan juga keras kepala untuk memperjuangkan kemauannya. Dengan memvisualkan ‘big picture’ tentang masa depannya, maka akan lebih mudah bagi tipe ini untuk membangun sendiri rute keberhasilannya. Demikian pula dalam kegiatan belajar, tipe ini akan lahap membaca buku jika sudah melihat manfaat bagi dirinya.

j. Pilihan Sekolah/Profesi

Prioritas utama jika ingin memilih jurusan atau profesi untuk tipe Intuiting introvert sebaiknya diarahkan pada satu diantara empat pilihan industri berikut ini, yaitu : marketing/periklanan, lifestyle/mode, penerbangan, agroforestry.

Selanjutnya pilihan lain dari jurusan atau profesi yang sesuai untuk tipe Ii sebagai berikut : pengusaha/investor, bisnis pendidikan/pelatihan, penulis sastra, cinematografis, detektif, seniman, pengusaha, peneliti sains murni, fisikawan quantum, pencipta lagu, reengineering, proyeksi, peramal bisnis, pemain saham, investor, filosof, pakar pembelajaran/pemodul, event organizer, produsen, disainer, ahli kreatif berbagai bidang, arsitek, sutradara, pelukis abstrak, pesulap, peramal, pialang saham, atlit (spinter/pertandingan), pelatih olahraga pertandingan, penyembuh, cenayang, dll.

Di masa depan, pilihan profesi akan semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Ii adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: mengarang, perut panjang, perubahan, dan murni.

Artinya, jurusan atau profesi yang dipilihnya didominasi oleh unsur-unsur yang memerlukan kreativitas, mengandalkan tenaga anaerobik (karena perutnya panjang) atau tenaga tidak stabil yang melompat-lompat dan meledak-ledak, serta jenis jurusan atau profesi yang bernapaskan perubahan signifikan, radikal, dan memiliki ciri mencuri kemurnian ide atau menerbangkan ide menjulang ke langit yang tinggi.


Intuiting extrovert

Ie adalah singkatan dari Intuiting extrovert. Jika huruf I berdiri sendiri merupakan identitas sebagai Mesin Kecerdasan (MK). Menurut Konsep STIFIn, ragam Mesin Kecerdasan hanya ada lima, dan I adalah salah satu diantara 5 MK tersebut. Identitas Mesin Kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika MK digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya. Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (extrovert). Dengan demikian, Ie sudah menjadi identitas kepribadian. I ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai MK lebih besar dari e yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.

a. Sistem Operasi Otak

Pengertian sederhana dari Intuiting extrovert adalah jenis kepribadian yang berbasiskan kecerdasan indera keenam (intuisi) yang proses kerjanya dikemudikan dari luar dirinya menuju ke dalam dirinya. Sistem operasi pada tipe Ie berada di belahan  otak bagian atas di sebelah kanan atau disebut sebagai otak besar kanan atau diringkas otak kanan. Pada otak kanan tersebut yang menjadi kemudi kecerdasan dari tipe ini berada di lapisan abu-abu yang letaknya di bagian luar atau permukaan otak. Otak kanan abu-abu itulah yang menjadi sistem operasi tipe Ie.

Lapisan yang berwarna abu-abu memiliki tekstur otak yang lebih longgar karena mengandung sel otak lebih sedikit. Kerapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan lapisan bagian dalam tersebut membuat kemudi bergerak dari luar ke dalam. Hal ini menyebabkan punya badan’ ketika memiliki ide yang bagus dibawa mendarat ke bumi agar bisa lebih diterima oleh masyarakat atau lingkungannya.

b. Tipologi Fisik

Mesin Kecerdasan Intuiting (I) sesungguhnya identik dengan perut panjang. Mereka memiliki perut yang panjang dimana di dalamnya terdapat usus yang panjang. Perut panjang tersebut rupanya merupakan ciri-ciri dari tipe I yang mengolah  makanan menjadi tenaga anaerobik dan disimpan dalam otot yang berwarna putih.

Tenaga anaerobik yang terdapat pada otot putih ini merupakan tenaga yang tidak stabil dan meledak-ledak. Itulah mengapa jenis tenaga ini akan bagus untuk melakukan sprint dengan kecepatan tinggi. Tenaga anaerobik merupakan tenaga yang eksplosif. Tentu saja otot putih ini mesti sering digunakan supaya otot berkembang dan memiliki kapasitas menyimpan tenaga anaerobik yang lebih banyak.

Tipe Intuiting extrovert menjadi lebih tidak stabil karena ketersediaan baterai (charger) yang ada di luar dirinya menyebabkan tipe ini seperti memiliki daya ledak yang eksplosif seketika. Selain memiliki bentuk (konstitusi) fisik yang astenis (jangkung) dan tipis, tipe Ie juga memiliki kepala yang lebih pipih mengarah ke belakang sehingga memudahkan menyerap aspirasi horizontal tanpa kehilangan orientasi vertikalnya. Hal diibaratkan seperti alien yang mendarat ke bumi. Selain umumnya tipe I memiliki bentuk bahu yang seolah-olah ibarat roket yang dipandu oleh kepalanya, khususnya otak kanannya.

Dalam proses pencernaan, makanan secara rakus diolah oleh perut panjang dan disimpan pada otot putih dari tipe I sebagai tenaga anaerobik. Tenaga anaerobik ini memiliki kemampuan untuk sprint, yaitu bergerak secara eksplosif namun kemudian habis.

Pada tipe dengan kemudi extrovert (e) bahkan daya eksplosif tersebut cepat habis karena sumber energinya datang dari luar dan memang tidak memiliki kemampuan untuk menempuh jarak jauh. Penggunaan untuk jarak jauh hanya mungkin menggunakan tenaga aerobik.

Itulah mengapa orang I kurang suka main otot. Tipe ini pada dirinya hanya tersedia lebih banyak otot putih dan kurang memiliki otot merah yang mengandung tenaga aerobik. Tipe I lebih suka menggunakan kepala, namun jenis kepala sebelah kanan yang tidak membuat merengut seperti kepala sebelah kiri, kepala kanan justru lebih nyeleneh.

c. Sifat Khas

Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliranperilaku) kepribadian Ie mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapanke pribadian yang lain. Terdapat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik.

Menurut konsep STIFIn, kesepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh 10) sifat yang tetap tersebut adalah:

  • inspiring,
  • solver,
  • benchmarker,
  • expressive,
  • respectful ,
  • assemblies,
  • detective,
  • seletive,
  • diesel,
  • romantic

Sebagai pribadi yang utuh, tipe Ie memiliki sisi-sisi diametral sebagai berikut: ibarat detektif yang hebat menginvestigasi maka dia harus berjarak dengan lingkungannya, memuja misi pribadinya namun enggan terbebani dengan hubungan yang mendalam, intuisi, dan kreativitasnya meluas namun ada kalanya tipe ini lari secara asketis atau melakukan pesta pelampiasan.

Selain itu, tipe Intuiting extrovert dapat meng-assembling ide-ide besar dengan idenya sendiri untuk menjadi lebih bernilai namun  sayangnya ia bergantung pada mastermind-nya, selalu ingin perubahan secara kontekstual dan progresif namun tidak menyadari api permusuhan yang menentangnya. Oleh karena itu, tipe ini perlu waspada dengan kelemahannya dan berusaha mengekploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik maka secara otomatis kelemahan dari tipe ini akan tertutup dengan sendirinya.

d. Kelebihan

Kepribadian dari tipe Intuiting extrovert ini memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan kreativitas meruang (spatial) yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan spatial atau disebut Spa-Q (Spatial Quotient).

Tipe Intuiting extrovert memiliki kelebihan yang berfungsi otomatis dalam cara kerjanya, yaitu terbiasa diantara ruang gerak yang terbuka di sekitar lingkungannya. Inovasi berarti menciptakan peluang baru dalam berbisnis. Kelebihan dari tipe ini dalam mempertemukan inovasi baru dengan kehendak kekinian yang boleh jadi masih tersimpan dalam bentuk potensi, menyebabkan ia menjadi pembaharu inovatif yang lebih diterima masyarakat.

Meskipun demikian, Ie tidak menyerah begitu saja dengan kemauan pasar, akan tetapi mengajak pasar kepada sesuatu yang baru. Pada saat yang sama, tipe ini mampu mengukur dan membawa orientasi pasar pergi sejauh yang masih mampu dijangkau. Pada bagian itulah tipe Ie mampu meng assembling ide murni menjadi ide pasar. Tipe ini mampu meng assembling berbagai ide untuk dirakit ulang menjadi ide baru yang berorientasi pasar.

Dalam hal mengelola keuangan, tipe Ie merasa ada sesuatu yang salah jika tidak punya uang untuk berinvestasi pada kemajuan dirinya. Selalu ada alokasi untuk membeli masa depannya. Ia selalu berpikir kemajuan yang dibelanjakan dari sekarang.

e. Kemistri

Jalur keberhasilan tipe Intuiting extrovert adalah jalur kata. Karena kemistri kata akan selalu melekat kepadanya. Kata yang berupa ilmu dan gagasan merupakan panggilan jiwa dari tipe ini. Seseorang dengan tipe Ie memiliki kemampuan mendatangkan kata karena memiliki radar untuk menangkap kata. Begitu juga sebaliknya, kata juga akan lebih suka datang kepada tipe ini. Kata telah menjadi pasangan hidup bagi tipe Ie.

Akan tetapi, kata yang diperoleh tipe ini harus didaratkan di bumi dengan jalan mengolahnya menjadi ide yang membumi dan dapat diwujudkan sesuai keperluan pasar. Oleh karena itu, tingkat keberhasilan mendaratkan kata bagi tipe ini yaitu jika kata tersebut dapat diolah menjadi aktivitas bisnis.

Wujud keberhasilan bagi tipe Ie adalah jika idenya dapat ditransformasi menjadi bisnis. Aktivitas bisnis ini sesungguhnya merupakan wadah yang tidak hanya berfungsi untuk mengkonkritkan idenya, tetapi juga untuk mengkapitalisasi asetnya. Semakin banyak tipe ini memiliki ide dan aset diri yang dikapitalisasi menjadi aktivitas bisnis, maka semakin cemerlang hidupnya.

f. Peranan

Dengan fungsi kepala kanan yang bagus, tipe I lebih menyukai pekerjaan-pekerjaan berkelas yang membutuhkan kualitas yang bersumber dari sumberdaya kreativitas yang dimilikinya.

Jika digabungkan dengan kecerdasan yang berbasiskan indera keenam, maka fungsi kepala kanan akan membuat tipe I lebih menyukai pekerjaan-pekerjaan necis yang tidak kotor oleh keringat. Hal itu juga yang membuat tipe I memilih peran sebagai sutradara di belakang layar, yang memberi ide dan inspirasi kepada para pemain di lapangan atau di panggung.

Jika tipe I dikemudikan dari luar-menjadi tipe Ie-akan muncul sifat ingin selalu berinovasi dengan jenis inovasi yang bisa diterima oleh lingkungannya. Hal tersebut membuat tipe Ie menyukai peran sebagai seorang reformer (pembaharu) yang membawa ide murni sebagai sumber perubahan, namun diassembling dengan selera pasar.

Kemampuan tipe ini menangkap bahasa langit atau memprediksi kejadian, menangkap ide, dan kemudian dibenturkan  dengan kenyataan yang ada di bumi, menjadikan tipe Ie lebih yakin berbisnis.

Selain itu, tipe Intuiting extrovert memiliki daya assembling untuk mempertemukan antara  kemurnian dan kenyataan, sehingga menjadikan tipe ini lebih berani mengambil risiko. Hal itulah membuat tipe Ie sangat berminat menjadi pengusaha atau pebisnis yang sejatinya berani menghadapi risiko gagal.

g. Target & Harapan

Kegemaran tipe Intuiting extrovert untuk berinovasi, memerlukan ruang gerak yang leluasa untuk mematangkan idenya. Tipe ini akan merasa hampa jika tidak bisa mencipta sesuatu untuk lingkungannya.

Harapan dari tipe Ie yaitu ingin selalu bertumpu pada kesempatan untuk mencipta dan berinovasi sehingga ruang bisnis di sekitarnya berhasil diwarnainya dengan aneka pembaharuan.

h. Arah Merek

Ukuran keberhasilan tipe Intuiting extrovert terletak pada bisnis yang dijalankannya. Basis bisnis tipe ini bukanlah datang dari kerja keras melainkan kerja kreatif yang menghasilkan nilai tambah yang besar. Sehingga wajar jika karya cipta tersebut dijual pada pasar berkelas dengan harga tinggi. Otomatis tipe ini akan memiliki marjin yang tinggi.

Dengan kemampuan kreativitas, diolah menjadi inovasi, dimatangkan dengan proses assembling, baik ide-ide lain ataupun di-assembling dengan ekspektasi pasar, maka akhirnya sosok dari tipe Ie sangat layak diberi merek sebagai pencipta marjin keuntungan bisnis.

Tipe Intuiting extrovert dapat ditantang untuk memenangkan persaingan di pasar ‘lautan merah’ yang berdarah-darah. Selain itu, tipe ini memiliki kemampuan menciptakan peta persaingan baru di ‘lautan biru’ yang belum terjamah.

Naluri bisnis tipe Intuiting extrovert memiliki karakter dan optimisme yang kuat untuk bermain di pasar berkelas. Tipe ini yakin bahwa kreativitas, inovasi, dan kemampuan assemblingnya membuatnya pantas mendapatkan marjin yang tinggi.

i. Cara Belajar

Proses belajar dari tipe Intuiting extrovert cenderung lebih cepat dari usianya. Dalam proses belajarnya, tipe ini justru selalu mencoba mencari tema di balik buku yang dibacanya. Selain itu, tipe ini akan mampu menemukan konsep yang tersembunyi dari apa yang dipelajarinya, melebihi kemampuan jenis-jenis kecerdasan yang lain. Oleh karena itu, jika ingin membuat tipe Ie belajar dengan baik, maka ia harus dipermudah dalam merumuskan tema yang sedang dipelajari.

Supaya kemampuan kreatif dari tipe Ie menyala, maka perlu difasilitasi dengan peraga bongkar pasang. Kecerdasan spasial dari tipe ini akan merekam hal tersebut menjadi pelajaran yang kreatif.

Tipe Intuiting extrovert mampu membumi dan beradaptasi, sehingga ia juga perlu diberikan cara belajar sebagaimana kebanyakan orang,  yaitu dengan melatih soal untuk mendapatkan pengalaman yang terpola dalam pikirannya.

Untuk memotivasi tipe Intuiting extrovert haruslah seseorang yang lebih kreatif dari dirinya. Yang diperlukan oleh tipe ini memang sesuatu yang sukar dan mahal, yaitu ruang gerak sesuai dengan minatnya. Sementara minat dari tipe Ie adalah di bidang kreatif yang senantiasa berubah.

Menciptakan ruang gerak yang seperti itu terkadang tidak terdapat di sekolah dan di tempat kursus. Seringkali orang tua harus mendisain sendiri untuk memastikan minat dari tipe Ie tergembleng secara maksimal dan naik dari satu tahap ke tahap yang lain tanpa ia kehilangan semangatnya.

j. Pilihan Sekolah/Profesi

Prioritas utama jika ingin memilih jurusan atau profesi untuk tipe Intuiting extrovert sebaiknya diarahkan pada satu diantara lima pilihan industri berikut ini yaitu kewirausahaan/investasi, pendidikan/pelatihan, sastra, cinematrografi, spionase/kepolisian.

Selanjutnya pilihan lain dari jurusan/profesi yang sesuai untuk tipe Intuiting extrovert sebagai berikut: marketer/iklan agency, lifestyle/mode, bisnis-penerbangan, agro-forestry, seniman, pengusaha, lagu, reengineering, peramal bisnis, pemain saham, investor, filosof, pakar pembelajaran/pemodul, event organizer, produsen, disainer, kreatif berbagai bidang, arsitek, sutradara, abstrak, pesulap, peramal, pialang saham, atlit (spinter/pertandingan), penyembuh, cenayang, dll.

Di masa depan, pilihan profesi akan semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Intuiting extrovert adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, : mengarang, perut panjang, perubahan, dan rakitan.

Artinya, jurusan atau profesi yang dipilihnya didominasi oleh unsur-unsur yang memerlukan kreativitas, mengandalkan tenaga anaerobik (karena perutnya panjang) atau tenaga tidak stabil yang melompat-lompat dan meledak-ledak, jenis jurusan atau profesi yang memiliki jiwa perubahan, dan memiliki ciri merakit atau mendaratkan ide brilian yang datang dari langit untuk didaratkan ke bumi sesuai keadaan masyarakat atau selera pasar.


Masalah Asam Lambung Pada Sensing

Tulisan ini terinspirasi dari curhatan seorang teman Sensing yang memiliki masalah Asam Lambung. Asam lambung merupakan senyawa yang memiliki rumus kimia HCl atau asam klorida. Senyawa ini bersifat asam. Kadar HCl dalam asam lambung adalah sekitar 0,5 persen dari total getah lambung. HCl berfungsi sebagai disinfektan atau pembunuh kuman dan mengubah pepsinogen menjadi pepsin. HCl juga merangsang usus, hati, dan pankreas untuk mencerna makanan.

Asam lambung berfungsi membunuh bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh bersama-sama dengan bahan makanan. Pada dinding lambung terdapat lendir yang disebut mukus yang berfungsi melindungi lambung. Namun, apabila jumlah lendir terlalu sedikit, atau sebaliknya asam lambung terlalu banyak, maka dapat terjadi luka pada dinding lambung.

Mereka yang Mesin Kecerdasan nya Sensing, organ tubuhnya Lambung, memiliki Kehebatan pada PANCA INDERA yaitu Penglihatan, Pendengaran, Penciuman, Peraba, dan Pengecap. Dari lima panca indera tersebut saya akan bahas Indra Pengecap yang bertempat di Lidah dan hubungannya dengan asam lambung/lambung.

Ciri orang Sensing suka bersenang-senang, suka dengan kepraktisan, inilah yang mendorong mereka senang makan junk food, atau cemilan, makan di restoran. Pengecapnya, Lidahnya orang Sensing itu sensitif, sehingga senang makanan yang Gurih-Gurih, yang bumbunya berasa, atau pakai penyedap, tidak hambar, praktis cepat siap (junk food). Ada kalanya juga orang Sensing yang pengecap dan penciumannya sangat peka, sensitifitasnya tinggi, menjadi tidak suka dengan makanan yang tajam aroma makanannya atau bumbunya atau penyedapnya. Bahkan pada wanita Sensing yang sedang hamil, mencium aroma makanan/bumbu bisa merangsang rasa mual dan ingin muntah, karena tajamnya indera penciumannya. Kesenangan akan yang gurih-gurih membuat orang Sensing tidak begitu suka makan sayur, karena sayur gak ada rasanya (hambar). Membuat orang Sensing jadi pemilih kalau soal makanan. Ciri lainnya orang Sensing senang yang pritilan, yang kecil-kecil tapi volumenya banyak, sehingga dia lebih memilih cemilan, makanan yang praktis, dibandingkan makan nasi dengan lauknya, karena penyedap cemilan sangat berasa enak di lidahnya dibandingkan nasi putih dan kawan-kawan.

Tapi masalahnya, cemilan tidak memberi manfaat bagus pada lambung. Cemilan tidak memberi manfaat kenyang pada lambung, sehingga lama berhenti ngemilnya. Akibatnya asam lambung orang Sensing yang seharusnya dikeluarkan untuk memproses makanan dilambung tidak tergunakan sepenuhnya.

Asam lambung yang tidak tergunakan tadi menyerang dinding lambung, dalam jangka panjang, lambung menjadi luka, sehingga berasa perih ketika makan sesuatu yang asam-asam seperti mangga, nenas, cabai, durian, dll. Kebiasaan ini berakibat buruk pada organ Lambungnya.

Orang Sensing kebanyakan punya masalah pada lambung yakni Asam Lambung, dan Masuk Angin karena perutnya kosong sebab tak mau makan, maunya cemilan terus.

Ciri lain dari Sensing adalah rasa cemas. Orang Sensing mudah cemas ketika ada masalah baru, yang belum pernah dialami, rasa cemas ini menjadikan mereka jadi tidak selera makan, akhirnya asam lambung naik dan ujungnya kena maag.

Anak sensing yang gak mau makan dirumah, bukan karena susah makan, orang tua acapkali mengatakan “anak saya gak mau makan”, bukan tidak mau makan, tapi masakan emaknya gak enak di lidahnya si anak. Suami yang sensing gak mau makan dirumah, senangnya beli nasi bungkus, senangnya makan di kedai/restoran, bisa jadi karena masakan istrinya gak enak di lidahnya suami. Istri yang Sensing malas masak dan makan dirumah, bisa jadi karena sadar masakannya kurang enak. Kurang kreatif dalam menciptakan makanan yang enak. Tapi pengen makan yang enak.

Solusinya bagaimana.

Latih diri untuk Bersyukur. Makan saja apa yang ada, yang penting menyehatkan, gak usah banyak milih. Sebab, banyak orang yang sulit untuk mendapatkan makan, sementara anda sulit memilih makanan. Agar datang rasa syukur di hati sehingga mau makan karena kebutuhan untuk hidup, karena kebutuhan untuk lambung, bukan karena rasa nya yang enak di lidah. Makanlah untuk kebutuhan Lambung anda, bukan untuk kebutuhan Lidah anda. Sayangi lambung anda. Karena makanan itu lebih lama dilambung dibandingkan di lidah.

Makanlah untuk kebutuhan Lambung, bukan untuk menyenangkan Lidah

Semoga tips ringan ini bermanfaat bagi orang Sensing yang memiliki masalah asam lambung.

Bagi anda yang belum tau Apa Mesin Kecerdasannya, ayo Tes Sidik Jari STIFIn – Tes Minat Bakat


Intisari Aplikasi 5 Mesin Kecerdasan STIFIn

STIFIn ini sangat aplikatif dan bisa di implementasikan dalam semua bidang. Ambil contoh manfaat Tes STIFIn ini berkaitan dengan pendidikan. Kalau kita punya anak, anak kita ini mau di sekolahin. Maka yang pertama kali kita harus memutuskan anak ini mau di sekolahkan di sekolah umum, sekolah alam, ataupun di sekolah khusus.

SEKOLAH

Maka kalau menggunakan kerangka STIFIn menjadi lebih mudah. Kalau dia Mesin Kecerdasannya Insting, yang serba bisa, generalis, yang berpikirnya holistik, berpikirnya komprehensif, masukkan di sekolah umum saja. Karena memang semua yang dipelajari itu akan bisa di terima dengan baik karena dia seorang yang generalis, cara berfikirnya deduktif yang dimulai dari pangkal dulu.

Sedangkan kalau yang lainnya diluar Insting. Terutama mereka yang Mesin Kecerdasannya sebelah kanan yaitu orang Feeling dan Intuiting, dia ada di sekolah alam lebih bagus, karena dia memerlukan ruangan kelas yang justru tidak ada batasnya, merupakan hamparan, sehingga dia bisa langsung berinteraksi dengan sesuatu yang tanpa batas berada diluar, dan itu adalah cara berfikir cara kanan, maka Mesin Kecerdasan Intuiting dan Feeling bagus kalau dia masuk disekolah alam. Karena alamlah tempat dia belajar.

Sementara untuk orang yang Mesin Kecerdasannya berada di Kiri, yaitu Sensing dan Thinking, ketika ia masuk di sekolah khusus, sekolah unggulan itu akan lebih bagus. Karena dia, orang Sensing kuat dengan memorinya dan orang Thinking memang dia senang membaca, kedua duanya ketika di berikan PR yang banyak, ditantang untuk juara kelas, maka memang makanan mereka sehari-hari. Ini sebagai contoh.

PROFESI

Demikian juga ketika kita berbicara tentang pemilihan profesi. Ada jenis orang yang memang profesinya bagus memilih sebuah profesi tertentu yang memerlukan kedalaman, cocok untuk Mesin Kecerdasan Thinking introvert. Personality genetiknya Thinking introvert karena ia seorang pakar, seorang expert, dia bisa sangat mendalam menguasai sesuatu. Mengapa kalau menjadi engineering, konstruksi, riset yang begitu mendalam bahkan menjadi  dokter bedah yang sangat spesialis, ini sangat cocok untuk Mesin Kecerdasan Thinking dan Sensing. Pendek kata profesipun menjadi lebih mudah di tata, dikelola dan dicapai, diraih ketika kita mengenali STIFIn.

Mesin Kecerdasan Sensing berdagang bagus sebetulnya untuk dia, karena dia jenis orang yang menggunakan ototnya, keringatnya, kerajinannya, keuletannya, daya jelajahnya yang luas, untuk mempermudah dia menghidupkan networkingnya menjadi jaringan perdagangannya. Dia membeli dengan modal tertentu, menjual dengan untung yang sedikit, yang penting volumenya banyak.

Mesin Kecerdasan Intuiting, perdagangan mungkin kurang menarik, dia lebih senang dengan jenis usaha. enterprise yang jauh lebih besar, dia berbicara mengenai margin, value, dia seperti butik. Maka kalau ia pergi ketanah abang, barang dari tanah abang itu musti di upgrade terlebih dahulu, diberi nilai tambah dulu baru kemudian masuk ke butiknya dia. Itulah cara kerjanya orang Intuiting. Orang Intuiting akan perduli dengan margin, dia memilih segala sesuatu yang ada kelasnya.

Orang yang Mesin Kecerdasan Thinking bagus di dunia manufacturing. Orang yang Mesin Kecerdasan Feeling bagus memilih profesi yang selalu berkaitan dengan orang, dia berada dipersonalia, humas, marketing, bahkan politisi karena dia punya bakat sebagai seorang pemimpin. Orang yang Mesin Kecerdasannya Insting, dia adalah jenis orang yang kemampuan berkorbannya, charitynya, tolong menolongnya kuat, mengapa dia sangat cocok menjadi aktifis. Dia bersedia keberadaan dirinya itu berguna bagi orang lain, merupakan peranannya dia, rule nya dia, merasa eksistensinya kepake kalau justru dia merasa digunakan, terpake oleh orang lain.

MENGENAL DIRI

Jadi, mengenali diri sendiri menggunakan sudut pandang STIFIn ini sungguh-sungguh akan membuat amat sangat simple. Mengapa kemudian Sayidina Ali mengatakan :

“Memang sangat sukar orang untuk mengetahui jati dirinya, tapi begitu dia tahu tentang jati dirinya, ada tiga hal yang didapat , yaitu dia akan mengenal Allah, dia akan dirahmati Allah, perjalanannya diberkahi Allah, dan dia pasti survive, dia tidak akan binasa” kata Sayidina Ali.

Mengetahui tentang siapa diri anda sesungguhnya itu adalah merupakan kewajiban, supaya anda tahu bagaimana caranya bersyukur kepada Allah dan mengetahui kelemahannya kita jadi tahu bagaimana caranya bersabar dengan Allah.

Menggunakan ilmu yang benar ketika bersyukur dan bersabar itu merupakan ilmu yang baik. Dan STIFIn bisa menjadi salah satu referensi anda untuk bisa menggunakan ilmu yang tepat sehingga bisa tahu caranya bersyukur dan bersabar.

HUMAN RESOURCE

Berkaitan dengan birokrasi, anda tahu bagaimana cara merekrut orang, orang yang seperti apa yang dipilih. Sekarang orang berbicara menggunakan ijazah, kemudian menggunakan pengalaman kerja, kemudian menggunakan tes-tes yang sekarang ada. Tetapi, siapa yang cocok untuk posisi ini, siapa yang cocok di posisi ini, saya kira STIFIn bisa membarikan masukan yang sangat telak dalam proses rekruitmen, proses placement, proses retensi, proses imbal jasa, proses bagaimana menata karir mereka, proses bagaimana mempersiapkan orang akhirnya menjadi pemimpin, lewat jalur mana, dengan cara mana. Kalau kita tahu mengenai jenis Kecerdasannya akan menjadi lebih mudah.

Misalkan contoh dalam dunia karir.

Peluang untuk menjadi CEO memang lebih banyak ada pada orang yang Mesin Kecerdasan Thingking, tapi semua tipe yang lain boleh. Sama juga peluang untuk menjadi pengusaha, lebih bagus orang yang Mesin Kecerdasan Intuiting. Tapi semua orang boleh. Jadi politisi paling berpeluang adalah Mesin Kecerdasan Feeling, tapi semua boleh. Demikian juga bidang yang lain.

CEO paling bagus orang Thingking, tapi orang Sensing juga boleh, yaitu dengan kerajinannya dia, ke detailannya dia, kemampuan dia untuk bergerak kesana kemari mengeluarkan keringat untuk tidak lelah menghubungi ini, mengkontak ini, mempersiapkan ini, memastikan ini, memanage ini, itu adalah bagian dari cara orang Sensing untuk menjadi seorang Retail Leader, seorang pemimpin retail, detail, sehingga kemudian tidak ada area, wilayah yang kosong yang dia tidak pastikan. Bisa orang Sensing jadi CEO, tapi harus menggunakan caranya yang sesuai dengan Mesin Kecerdasan nya. Demikian juga dengan Mesin Kecerdasan yang lain.

POLITIK

Jadi ini adalah sebuah konsep yang memang sangat anda perlukan. Sebuah Tes yang memang sangat anda perlukan. Ambil contoh di bidang Politik, seorang Jokowi berhasil, diantaranya, salah satu faktornya karena wakilnya Ahok. Jokowi orang Thinking, Ahok orang Sensing. Sensing dalam Teori Hubungan Segi Lima STIFIn atau Teori Sirkulasi STIFIn (lihat Gambar), orang Sensing mendukung Thinking. Sehingga Ahok menemukan jati dirinya, karena dia memberi, mengabdi, mendukung orang Thinking, Thinking menjadi besar. Nah satu kesatuan ini bersinergi dengan cara yang baik. Sehingga kemudian tanpa sadar masyarakat memilih sebuah paket yang duduknya sudah betul.

Nah, ini terjadi bukan saja pada bidang politik, demikian juga di birokrasi, bisnis. Anda mau cari tangan kanan yang seperti apa? Nah, belajarlah hubungan Segi Lima STIFIn ini.

MEMILIH JODOH

Bahkan dalam urusan rumah tangga. Bagi anda yang belum berumah tangga, bagaimana caranya memilih pasangan yang baik, ikutlah hubungan segi lima STIFIn ini. Karena anda bisa mencari pasangan : mendapatkan cinta yang tinggi tetapi konfliktik, atau ada caranya mendapatkan rasa hubungan sayang yang tingggi tetapi tidak konfliktik. Jadi tinggal di pilih mau pakai konsep yang mana, yang anda mau pakai. Mau makan cinta, hiduplah dengan orang Feeling. atau Mau harmonis, atau mau banyak dinamikanya di dalam hubungan itu, anda tinggal pilih mau yang mana.

PASANGAN SUAMI ISTRI

Nah, termasuk di dalam STIFIn Couple (Pasutri), kita bisa membantu bagi suami istri yang sudah terlanjur hubungannya kurang pas, maka bagaimana cara mengatasinya ikut kepada bagaimana Mesin Kecerdasan nya.

Demikian juga dengan Parenting, ibu dengan ayah bagaimana mendevelop anaknya, membimbing anaknya, menggembleng anaknya supaya sesuai, maka STIFIn adalah cara yang paling baik untuk bisa membesarkan anaknya. Adakalanya anak tertentu bagus di support oleh ayahnya. Adakalanya anak tertentu bagus di support oleh ibunya. Maka STIFIn bisa ikut membantu di dalam menyelesaikan masalah ini.

Kesimpulan

Terakhir adalah, dari apa yang telah di uraikan ini. Karena manfaatnya sangat besar. Era kedepan ini akan menjadi Eranya STIFIn. Paradigma masyarakat ke depan akan ditentukan oleh adanya kontribusi besar dari Konsep STIFIn ini. Maka saya menghimbau anda Jangan Ketinggalan Zaman, Era STIFIn sudah mulai terbuka dan sudah mulai digunakan, dibincangkan, dipake, dirujuk oleh banyak orang, maka saya menghimbau untuk anda segera Tes STIFIn. Dan bacalah berbagai buku buku yang berhubungan dengan Konsep STIFIn.


Tes STIFIn apakah perlu ? Apakah kita memerlukan Tes IQ ? Pasti jawabannya adalah perlu. Tapi, sesungguhnya ada yang terlebih dahulu perlu dilakukan sebelum Tes IQ yaitu Tes STIFIn. Kenapa? Karena Tes IQ adalah Mengukur Kapasitas untuk mengetahui seseorang berada di peringkat yang mana, peringkat buruk, menengah ataupun baik, maka itu di ukur menggunakan Tes IQ. Sedangkan untuk mengetahui Jenis Kecerdasan seseorang maka itu diukur menggunakan Tes STIFIn. Jadi sesungguhnya adalah melakukan Tes STIFIn terlebih dahulu itu lebih diperlukan sebelum Tes IQ. Setelah mengetahui apa Jenis Kecerdasannya, maka baru kemudian bisa diikuti dengan Tes IQ untuk mengukur kapasitasnya.

Tes STIFIn sebagai sebuah alat tes memilki tiga keunggulan, yaitu  1. Simple, 2. Akurat dan 3. Aplikatif.

1. SIMPLE

Tes STIFIn simple karena hasil Tes STIFIn ini kesimpulannya clear, dia jelas, dia menentukan satu jenis kecerdasan tunggal yang direkomendasikan untuk menjadi panduan di dalam pembinaan. Yang satu itu adalah tingal melihat dari hasil tesnya, satu diantara 5 Mesin Kecerdasan atau satu diantara 9 Personality Genetic. Tidak ada Mesin Kecerdasan (MK) yang keenam dan tidak ada Personality Genetic (PG) yang kesepuluh.

[pull_quote_center]Jadi simple, setiap orang tinggal ditentukan apa salah satu diantara 5 Mesin Kecerdasan atau 9 Personality Genetic nya. [/pull_quote_center]

Mengapa disebut Personality Genetic ? Karena ini adalah jenis personality yang tidak akan berubah mulai dari lahir sampai kemudian meninggal, meskipun jenis genetiknya adalah genetik non hereditary, tapi dia permanen, menetap sebagai sebuah personality.  Personality Genetik ada 9 menurut Konsep STIFIn.

2. AKURAT

Tes STIFIn mengapa disebut akurat ? Kita bisa melihat dari hasil risetnya bahwa validitasnya sangat baik, realibilitasnya juga sangat tinggi. Ketika tes ini diulang, maka kecenderungan hasilnya adalah sama, diantara 343 orang yang di tes ulang setelah sebulan hanya ada 4 orang yang berubah. Jadi, itu artinya persentasinya kecil sekali. Sejelek-jelek atau seburuk-buruknya adalah pada angka 5% yang kemungkinan bisa berubah.

Tes STIFIn mengapa disebut validitasnya tinggi ?

Karena rata-rata orang yang di Tes STIFIn, kebanyakan orang yang di tes merasa bahwa “kesimpulan dari hasil Tes STIFIn nya ini “ Gue Banget ”. Mereka merasa cocok sekali dengan penjelasan hasil Tes STIFIn ini. Bahkan mereka terkadang melihat ada hal-hal yang tersembunyi selama ini, yang dirinya belum tahu, hasil Tes STIFIn ini bisa mengungkapkan bahwa sesungguhnya seseorang memiliki potensi-potensi tertentu yang tersembunyi.

3. APLIKATIF

Tes STIFIn mengapa di sebut Aplikatif ? Karena kalau sudah mengikuti Tes STIFIn, Insya Allah dia akan menjadi lebih mudah untuk menemukan jati dirinya, men set-up arah tujuannya atau goal settingnya. Sehingga kemudian dia dapat membuat program yang sesuai, program 10 tahunanlah, 5 tahunanlah, tahunanlah, bulananlah, menjadi lebih mudah, karena dengan STIFIn menjadi amat sangat jelas, dia mesti pergi kemana tanpa harus bingung, tanpa harus galau. Jadi itulah yang menjadi keunggulan Tes STIFIn.

Tes STIFIn Sebagai Sebuah Konsep

Jika diatas dijelaskan STIFIn sebagai Alat Tes. Maka sebagai sebuah konsep, STIFIn adalah sistematis bahkan solutif. Berbagai macam persoalan sangat mudah dianalisa menggunakan pisau skema STIFIn, kalau ini sebagai pisau bedah maka Skema STIFIn pisau bedah yang tajam, sistematis yang kemudian solutif. Sehingga setiap perkara bisa dilihat dengan mudah menggunakan kaca mata STIFIn.

Sebagai contoh misalnya dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial dan politik, parenting, pasutri, skema STIFIn bisa berbicara untuk banyak hal dan menjadi mudah menyelesaikan setiap persoalan dengan menggunakan sudut pandang ataupun menggunakan STIFIn.

Tes STIFIn Sebagai Riset

Tes STIFIn sebagai riset ini sudah dilakukan sejak 13 tahun yang lalu, yaitu sejalan dengan berdirinya company Kubik Trainning & Consultancy, sebagai sebuah company training yang didirikan bersama kawan-kawan. Setiap client yang menjadi client training Kubik, maka dia akan selalu di awali dengan melakukan Tes STIFIn. Dulu awal-awalnya menggunakan pensil dan paper tet, sekarang sudah menggunakan finger print.

Jadi sebagai sebuah riset, ini berkembang dari awal mulanya ditemukan empat Mesin Kecerdasan (STIF) dan kemudian berkembang menjadi lima Mesin Kecerdasan menjadi STIFIn. Dan ini sudah final.

Bagaimana Intisari dari Implementasi 5 Mesin Kecerdasan tersebut bisa di baca pada artikel Intisari Implementasi Mesin Kecerdasan

*Dikutip dari Video Farid Poniman berjudul Intisari STIFIn – Tes STIFIn dahulu baru Tes IQ


Sensing extrovert

Se adalah singkatan dari Sensing extrovert. Jika huruf S berdiri sendiri merupakan identitas sebagai Mesin Kecerdasan (MK). Menurut Konsep STIFIn, ragam Mesin Kecerdasan hanya ada lima, dan S adalah salah satu diantara 5 MK tersebut. Identitas Mesin Kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika MK digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya.

Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (extrovert). Dengan demikian, Sesudah menjadi identitas kepribadian. S ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai MK lebih besar dari e yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.

a. Sistem Operasi Otak

Pengertian sederhana dari Sensing extrovert adalah jenis kepribadian yang berbasiskan kecerdasan lima-indera yang proses kerjanya dikemudikan dari luar dirinya menuju ke dalam dirinya. Sistem operasi pada tipe Se berada di belahan otak bagian bawah di sebelah kiri atau disebut sebagai limbik kiri. Pada limbik kiri tersebut yang menjadi kemudi kecerdasan dari tipe ini berada di lapisan abu-abu yang letaknya di bagian luar atau permukaan otak. Limbik kiri abu-abu itulah yang menjadi sistem operasi tipe Se.

Lapisan yang berwarna abu-abu memiliki tekstur otak yang lebih renggang karena mengandung sel otak yang lebih sedikit. Kerapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan lapisan bagian dalam tersebut membuat kemudi kecerdasan bergerak dari luar ke dalam. Hal ini menyebabkan ‘tuan yang punya badan’ menjadi seolah lebih malas untuk bergerak karena sumber bioritmiknya tergantung pemicu dari luar.

b. Tipologi Fisik

Mesin kecerdasan Sensing (S) sesungguhnya identik dengan otot. Mereka memiliki otot yang kuat. Otot yang kuat itu disebabkan karena tipe S memiliki otot merah tempat menyimpan tenaga aerobik. Tentu saja otot itu mesti sering digunakan supaya otot berkembang menyimpan tenaga yang lebih banyak.

Tipe Sensing extrovert menyimpan potensi tenaga yang besar namun sangat tergantung dengan ketersediaan baterai (charger) yang justru ada di luar dirinya menyebabkan Se cenderung seperti diesel yang memulai dengan lambat tapi lama kelamaan akan semakin kuat. Bentuk (konstitusi) fisiknya atletis tetapi cenderung berukuran mungil namun ditunjang oleh keberadaan motorik halus sehingga memiliki kemampuan fleksibilitas fisik yang mengagumkan.

Otot memiliki kemampuan mengingat yang disimpan pada bagian sel otot yang disebut dengan myelin. Otot yang terlatih memiliki myelin yang lebih berharga. Kelebihan tipe S justru terletak di harga myelin-nya yang lebih terlatih

c. Sifat Khas

Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku), kepribadian dari tipe Sensing extrovert mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terdapat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik.

Menurut konsep STIFIn, kesepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh (10) sifat yang tetap tersebut adalah:

  • adventurous,
  • playful,
  • demonstrative,
  • generous,
  • repetitious,
  • show offs,
  • tune in order,
  • inoffensive,
  • endurance,
  • experience

Sebagai pribadi yang utuh, tipe Sensing extrovert memiliki sisi-sisi diametral sebagai berikut : tahan banting seperti laki-laki tetapi manja seperti perempuan, exposure petualangannya luas namun internalisasi kedewasaan lambat, seperti pemberani padahal sebenarnya kerdil, menjadi pendamping yang mudah disenangkan namun tidak mudah dibuat jatuh cinta.

Selain itu, tipe Sensing extrovert memiliki pembawaan yang terkesan lembut padahal suaranya sering melengking, susah memulai kerja tetapi jika sudah mulai kerja determinasinya kuat, dermawan tapi boros sebagai penikmat, mengharapkan kepastian tetapi cepat merasa tersudut kemudian kabur. Oleh karena itu, tipe ini perlu waspada dengan kelemahannya dan berusaha  mengeksploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik, maka secara otomatis kelemahan dari tipe ini akan tertutup dengan sendirinya.

d. Kelebihan

Kepribadian dari tipe Sensing extrovert ini memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan fleksibilitas dan kekuatan otot yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan fisik atau disebut PQ (Physical Quotient)

Tipe Sensing extrovert memiliki kelebihan yang cenderung lebih dermawan. Juga di sisi lain dalam membelanjakan untuk dirinya cenderung lebih boros. Dengan kedermawanannya, terutama untuk membelanjakan orang lain, akan membuat tipe ini kerapkali mendapatkan momentum bisnis yang bagus. Tipe ini memperlakukan pekerjaannya sebagai aktivitas yang menyenangkan, bahkan hidupnya pun cenderung ingin bersenang-senang.

Oleh karena itu, tipe ini menjadi pembelanja yang boros karena cenderung ingin menikmati hidup. Jika menolong orang, cukup dengan memberi uang. Tipe Se merasa tanggung jawabnya selesai jika sudah menangani masalah dengan memberi uang.

e. Kemistri

Tipe Sensing extrovert sesungguhnya calon orang kaya, karena memiliki kemistri terhadap harta. Hanya saja, untuk mendapatkannya tipe Se harus mampu menangkap setiap peluang yang datang. Jika ingin berhasil meraih harta dengan baik maka tipe Se
harus mencari ladang untuk menanam uangnya.

Keuletan tipe Sensing extrovert untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang datang barat berladang secara musiman. Kejelian tipe ini untuk menangkap setiap peluang yang datang membuat ia begitu cekatan jika berbisnis dari proyek ke proyek. Ladang itu biasanya lebih berupa aset fisik, properti, franchise, atau infrastruktur yang dikelola untuk menghasilkan pemasukan uang secara rutin.

f. Peranan

Dengan fungsi otot yang kuat, Mesin Kecerdasan Sensing (S) lebih senang dengan jenis pekerjaan yang memerlukan keuletan. Tipe ini memiliki stamina yang lebih hebat dibandingkan dengan tipe lainnya. Kemudian digabungkan dengan kecerdasan yang berbasiskan panca indera maka fungsi otot akan membuat tipe S menyukai pekerjaan berkeringat. Hal itu juga yang membuat tipe S memilih peran sebagai pasukan paling depan ketika berada di lapangan atau di panggung dibandingkan dengan menjadi orang di belakang layar.

Jika tipe S nya dikemudikan dari luar ke dalam menjadi tipe Se akan muncul sifat lebih pemalu dan pencemas, namun berani mencoba sekaligus memanfaatkan potensi tenaganya yang sedia ada. Bahkan pada urusan untuk tampil ke depan jika ia sudah ditempa dengan latihan yang disiplin dan pengalaman justru ia merasa paling berhak untuk berada di barisan paling depan, meskipun awalnya pemalu.

Tipe Sensing extrovert merasa tidak punya pilihan harus berada di depan karena selain lebih sederhana juga lebih fun (menyenangkan). Tipe Se sanggup untuk bekerja keras agar dapat terpilih sebagai barisan paling depan. Selain sanggup mengerjakan pekerjaan rutin, tipe ini juga bersedia difungsikan sebagai frontliner dalam suatu pekerjaan. Termasuk ketika menekuni profesi seperti menjadi atlit, penyanyi, artis, pekerja, atau kalau pun menjadi pengusaha, maka tipe ini lebih merasa yakin dengan pengalamannya sehingga ia akan menangani bisnisnya memulai dari paling depan.

g. Target & Harapan

Kestabilan tipe Sensing extrovert dalam bekerja dan selalu terhubung dengan lingkungannya (karena lingkungan justru menjadichargernya) serta membeli dukungan lingkungan dengan kedermawanannya maka akhirnya membuat tipe Se memiliki banyak peluang bisnis yang menjadi momentum terbaik untuk dimanfaatkan.

Kebiasaannya selalu mencari peluang baru terkadang tergelincir menjadi sosok yang lebih oportunistik. Namun baginya peluang bisnis harus diambil sebagai momentum untuk menghasilkan pendapatan (generate income). Hal inilah yang menyebabkan tipe Se seperti bergerak dari satu proyek ke proyek lainnya.

h. Arah Merek

Akibat dari rutinitas yang dilakukan dan minat yang besar untuk menangkap peluang, membuat tipe Sensing extrovert memiliki merek yang menempel pada dirinya yaitu sebagai sosok yang menjadi jaminan sukses di setiap peluang kerjasama. Merek tipe Se dikenal dengan merek dirinya yang menjadi jaminan terselenggaranya kerjasama dengannya.

Jika terdapat investor yang ingin bekerja sama dengannya, maka apa yang tertanam di benak investor tersebut adalah bahwa pribadi dari tipe Se ini dianggap sudah punya pengalaman dan track record yang bagus untuk menjalankan investasi tersebut.

i. Cara Belajar

Cara tipe Sensing extrovert dalam mempelajari sesuatu dilakukan dengan menghafal bacaan. Supaya bacaan tersebut lebih mudah dikuasai, tipe ini harus ikut menggerakkan tangannya untuk menandai bacaan-bacaan yang dianggap penting.

Tipe Se memiliki kemampuan merekam secara visual yang mengagumkan. Merekam peristiwa menjadi kelebihan dari tipe ini, apalagi ketika ia ingin mempertontonkan kebolehannya. Urutan peristiwa secara detail dapat direkam dengan seksama. Oleh karena itu, cara belajar dengan menggunakan alat peraga secara visual akan menjadi keutamaan baginya.

Namun faktor yang paling membuat tipe Sensing extrovert menguasai pelajaran yaitu jika ia mengulang-ulang mengerjakan latihan soal atau memecahkan masalah. Pengalaman tipe ini dalam melakukan sesuatu akan selalu menjadi bekal keberhasilannya. Mencoba langsung dan mengalami sendiri merupakan proses belajar yang paling efektif bagi tipe Se. Bentuk-bentuk pengulangan latihan merupakan cara yang sangat baik untuk memfungsikan myelinnya.

Semakin sering dilatih, semakin banyak myelin yang berkembang, maka kemahiran dari tipe ini akan semakin meningkat. Dengan berbekal kemampuan fisik yang berbasiskan myelin, memberikan terpaan pengalaman yang spesifik akan menjadikan tipe Se memiliki tarif yang tinggi.

Cara yang paling jitu untuk mendorong tipe Sensing extrovert adalah dengan memberikan insentif berupa sesuatu yang nyata (tangible). Insentif ini harus dirancang sedemikian rupa supaya terukur. Artinya jika insentif tersebut diberikan dalam jumlah yang sedikit sudah dapat memotivasi tipe ini, kenapa harus banyak-banyak. Proses motivasi pada tipe Se ini sesungguhnya mudah kerena cukup dengan memberikan materi. Namun yang paling penting, perlu diukur jumlah dan waktunya yang tepat.

j. Pilihan Sekolah/Profesi

Prioritas utama jika ingin memilih jurusan atau profesi untuk tipe Sensing extrovert sebaiknya diarahkan pada satu diantara lima pilihan industri berikut ini, yaitu ekonomi, sport, kemiliteran, perhotelan, sejarah. Selanjutnya pilihan lain dari jurusan atau profesi yang sesuai untuk tipe Se sebagai berikut: ahli keuangan, ahli bahasa, bisnis transportasi, pedagang, entertainer, bankir, pertanahan, dokter, jurnalis, keartisan, manufacturing, pilot, pramugari, model, aktor/artis, salesman, perkebunan, pertanian, peternakan, administrasi, sekretaris, pustakawan, operator, pegawai/staff, penyanyi, pekerja pabrik, security, pelukis naturalis, fotografer, cameramen, presenter, penari, pekerja lapangan dalam berbagai sektor, dll

Di masa depan, pilihan profesi akan semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Sensing extrovert adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: mengingat, otot, rajin, dan tercetak. Artinya, jurusan atau profesi yang dipilihnya didominasi oleh unsur-unsur yang memerlukan daya ingat, memerlukan otot, dan mengandalkan faktor rajin untuk menguasainya, serta mudah membentuk dirinya ibarat mencetak lilin oleh jurusan atau profesi yang dipilihnya, karena tipe Se memang sangat bergantung pada tempaan lingkungannya.


Sensing introvert

Si adalah singkatan dari Sensing introvert. Jika huruf S berdiri sendiri merupakan identitas sebagai Mesin Kecerdasan (MK). Menurut Konsep STIFIn, ragam Mesin Kecerdasan hanya ada lima, dan S adalah salah satu diantara 5 MK tersebut. Identitas Mesin Kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika MK digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya.

Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (extrovert). Dengan demikian Si sudah menjadi identitas kepribadian. S ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai MK lebih besar dari i yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.

a. Sistem Operasi Otak

Pengertian sederhana dari Sensing introvert adalah jenis kepribadian yang berbasiskan kecerdasan lima-indera yang proses kerjanya dikemudikan dari dalam dirinya menuju ke luar dirinya. Sistem operasi pada tipe Si berada di belahan otak bagian bawah di sebelah kiri atau disebut sebagai limbik kiri.

Pada limbik kiri tersebut yang menjadi kemudi kecerdasannya berada di lapisan putih yang letaknya di bagian dalam. Limbik kiri putih itulah yang menjadi sistem operasi tipe Si. Lapisan yang berwarna putih memiliki tekstur otak yang lebih padat karena mengandung sel otak banyak. Kerapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan bagian luar tersebut membuat kemudi bergerak dari dalam ke luar. Hal ini menyebabkan ‘tuan yang punya badan’ menjadi seolah tidak bisa diam ingin selalu bergerak karena sumber bioritmiknya lebih dinamis.

b. Tipologi Fisik

Mesin Kecerdasan Sensing (S) sesungguhnya identik dengan otot. Mereka memiliki otot yang kuat. Otot yang kuat itu disebabkan tipe memiliki otot merah tempat menyimpan tenaga aerobik. Tentu saja otot itu mesti sering digunakan otot berkembang menyimpan tenaga aerobik yang lebih banyak. Tipe Sensing introvert terlebih lagi karena ditunjang oleh baterai (charger) yang ada di dalam dirinya menyebabkan Si seperti memiliki tenaga yang kuat.

Selain memiliki bentuk (konstitusi) fisik yang atletis besar (bongsor), tipe Sensing introvert juga memiliki kemahiran fisik yang ditunjang oleh motorik kasar. Otot memiliki kemampuan mengingat yang disimpan pada bagian sel otot yang disebut dengan myelin. Otot yang terlatih memiliki myelin yang lebih berharga. Kelebihan tipe S justru terletak di harga myelin-nya yang lebih terlatih.

c. Sifat Khas

Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku), kepribadian dari tipe Sensing introvert mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain.

Terdapat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik. Menurut Konsep STIFIn, kesepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap bagi tipe Si, yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umur. Sepuluh (10) sifat yang tetap tersebut adalah:

  • Persistent
  • Detailed
  • Recorder
  • Discipline
  • Careful
  • Spirited
  • Encyclopedic
  • Workaholic
  • Timeful
  • Indifferent

Sebagai pribadi yang utuh, tipe Sensing introvert memiliki sisi-sisi diametral sebagai berikut: penuh ambisi namun mudah patah, penurut namun muncul rasa persaingan,berjiwa pesiar namun ingin selalu didampingi sparring-nya, menjadi kamus atas segala problematika namun terkadang ‘blank’, cenderung kronologis dan fakta-sentris meski terkadang seperti bola liar dan tiba-tiba meyakini telepati, pelakon yang percaya diri namun terkadang menjadi pencemas, memang ulet dan tersusun namun  disertai dengan bawel seperti Mr. Printilan.

Oleh karena itu, tipe Si perlu waspada dengan kelemahannya dan berusaha mengeskploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik, maka secara otomatis kelemahan dari tipe ini tertutup dengan sendirinya.

d. Kelebihan

Kepribadian dari tipe Sensing introvert ini memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan mengingat yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan ingatan atau disebut MQ (Memory Quitient)

Tipe Si memiliki kelebihan yang otomatis berfungsi dalam cara kerjanya yang terbiasa efisien. Memperlakukan pekerjaannya dengan output per input yang bagus. Pekerjaannya mesti efisien. Cara membelanjakan pengeluaran bergitu hemat. Termasuk dalam berbagi pun, tipe Si sanagat hemat. Daripada disuruh berbagi terlalu besar, tipe Si memilih membantu dengan cara lain yang mengeluarkan tenaganya. Tipe ini lebih senang menolong orang dengan keuletannya.

e. Kemistri

Tipe Sensing introvert sesungguhnya calon orang kaya, karena memiliki kemistri terhadap harta. Hanya saja untuk mendapatkannya, tipe Si harus mengejar harta tersebut dengan keuletannya. Jika ingin berhasil meraih harta dengan baik maka tipe Si harus mencari panggung untuk meningkatkan produktivitasnya.

Keuletan tipe Si bukan dilakukan secara membabi-buta, melainkan sejak dini menset-up panggung agar dirinya dapat tampil untuk memamerkan kebolehannya. Untuk mendapatkan panggung tersebut, ia mesti menata dari bawah sampai ia akhirnya mencapai level tertinggi dari permainan panggungnya.

Panggung disini tidak selalu berarti panggung pertunjukan, meskipun itu memang menjadi keutamaannya, namun panggung ini bisa dengan makna yang lebih luas. Termasuk di dalamnya panggung bisnis. Misalnya: keberhasilan mempertontonkan kemahiran pengelolaan uang investor dengan pulangan investasi (ROI) yang aman dan mengagumkan.

Bisnis investasi dijadikan panggungnya melalui kemampuan pengelolaan keuangan yang efisien dan terpercaya. Sehingga setelah dipertontonkan, membuat banyak pihak tertarik untuk mempercayakan investasi kepadanya. Sebut saja karena tipe Si ini punya panggung berupa bank atau lembaga keuangan.

f. Peranan

Dengan fungsi otot yang kuat, Mesin Kecerdasan Sensing (S) lebih senang dengan jenis pekerjaan yang memerlukan keuletan. Tipe ini memiliki stamina yang lebih hebat dibandingkan dengan tipe lainnya. Kemudian digabungkan dengan kecerdasan yang berbasiskan panca indera, maka fungsi otot tersebut akan membuat tipe S menyukai pekerjaan berkeringat. Hal itu juga yang membuat tipe S memilih peran sebagai pemain yang berada di lapangan atau di panggung, dibandingkan dengan menjadi orang di belakang layar.

Jika tipe S dikemudikan dari dalam -menjadi tipe Si- akan muncul sifat yang lebih percaya diri. Hal itu membuat tipe Sensing introvert menyukai sebagai orang yang tampil dan berperan sebagai pemain (player), satu diantara berbagai aktivitas yang ditekuninya. Seperti menjadi atlit, penyanyi, artis, pekerja, atau kalau pun menjadi pengusaha, maka ia akan ikut turut tangan menangani bisnisnya.

g. Target & Harapan

Berkat rajin dan tidak mudah lelah, tipe Sensing introvert memiliki jumlah koneksi hubungan sosial yang banyak. Jumlah relasi yang dikunjungi atau dihubungi tiap harinya lebih banyak dibanding tipe yang lain. Tipe Si memiliki target mendapatkan koneksi dari semua haluan yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas atau menjual semua dagangan. Setelah menanam benih usaha dibanyak tempat dan semua jerih payah telah dilakukannya, tipe Si berharap dapat panen memetik hasilnya (yielding).

h. Arah Merek

Pengulangan aktivitas yang konsisten mengakibatkan tipe Sensing introvert memiliki merek yang menempel pada dirinya yaitu sebagai orang yang sukses menghasilkan kuantitas yang besar. Merek tipe Si dikenal sebagai orang yang selalu berjaya memperbesar skala volume kinerjanya. Misalnya: jika memilih bisnis transportasi, tipe Si selalu berhasil memperbanyak penumpang. Jika ia menjadi ahli bahasa, maka jumlah perbendaharaan kata yang berhasil direkam jumlahnya begitu mengagumkan.

i. Cara Belajar

Seseorang dengan tipe Sensing introvert jika ingin memperbaiki cara belajarnya, maka lakukan dengan merekam perbendaharaan istilah atau kata-kata (vocabulary) Setiap istilah atau pelajaran diulang-dengan membahasakan kembali dengan cara yang bervariasi. Selain itu, belajar menggunakan alat peraga juga karena penampakan secara visual akan memperbanyak rekaman informasi menempel pada ingatan tipe Si. Bahkan alat peraga tersebut perlu dimainkan agar mendapat pengalaman tersendiri.

Mencoba dan mengalami langsung merupakan proses belajar yang paling efektif tipe Si. Bentuk-bentuk latihan yang mengulang merupakan cara yang sangat baik untuk memfungsikan myelin-nya. Semakin sering dilatih, semakin banyak myelin yang berkembang dan terbentuk, kemahiran tipe ini akan semakin meningkat.

Belajar sambil bergerak justru akan membuat tipe Si menjadi lebih nyaman dan dapat memperpanjang masa belajar jika melakukannya sambil bergerak. Bagi tipe Si, cara yang paling jitu untuk membangkitkan motivasi untuk belajar dan bekerja yaitu jika diberi sparring (teman berlatih yang sekaligus menjadi pesaingnya), karena tipe ini sangat memerlukan ‘tarikan nyata’.

Tipe Si tidak bisa dimotivasi menggunakan pesaing imajiner, karena kecerdasan inderawinya hanya akan bekerja jika pesaingnya nyata. Semakin tipe ini ingin ‘naik kelas’, semakin tinggi pula level sparring yang mesti dihadirkan.

j. Pilihan Sekolah/Profesi

Prioritas utama jika ingin memilih jurusan atau profesi untuk tipe Sensing introvert sebaiknya diarahkan pada satu diantara lima pilihan industri berikut ini, yaitu industri keuangan, bahasa, transportasi, perdagangan, hiburan. Selanjutnya, pilihan lain dari jurusan yang sesuai untuk tipe Si sebagai berikut: tentara, bisnis perhotelan, sejarawan, bankir, pertanahan, dokter, jurnalis, keartisan, manufacturing, pramugari, model, aktor/artis, salesman, perkebunan, pertanian, peternakan, administrasi, sekretaris, pustakawan, operator, pegawai/staff, penyanyi, pekerja pabrik, security, pelukis naturalis, fotografer, kameraman, presenter, lapangan dalam berbagai sektor, dan lain-lain.

Di masa pilihan profesi akan semakin beragam. Namun jika jurusan ataupun profesi, patokan bagi tipe Sensing introvert mempertimbangkan empat kata kunci-nya, yaitu: otot, rajin, dan tergerak. jurusan atau profesi sebaiknya dipilih oleh tipe Si didominasi oleh unsur-unsur yang memerlukan daya ingat, memerlukan otot, dan mengandalkan faktor rajin untuk menguasainya, serta tergerak dengan sendirinya karena tipe Si memang terpanggil di jurusan atau profesi tersebut.


Apa Itu Minat ?

Minat Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia  (KBBI), artinya kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu, bisa juga diartikan sebagai gairah atau keinginan. Bahas Inggris, minat sering digambarkan dengan kata “interets” atau “passion””. Interest, bermakna suatu perasaan ingin memperhatikan dan penasaran akan sesuatu hal. Passion, bermakna minat yang kuat atau gairah atau perasaan yang kuat atau antusiasme terhadap objek.

Minat merupakan ketertarikan akan sesuatu yang berasal dari dorongan dalam hati atau bakat, dorongan dalam diri sendiri bukan karena paksaan orang lain. Minat yang di miliki seseorang adalah hasil dari proses pemikirian, perasaan (emosi), dan pembelajaran, sehingga menimbulkan suatu keinginan untuk lebih menguasai objek atau kegiatan tertentu.

Minat anak akan terlihat pada usia pra sekolah sampai dengan usia sekolah. Pada usia prasekolah anak mulai mengeksplorasi hal-hal baru disekitarnya dan memiliki inisiatif untuk mempelajari hal baru tersebut. Sedangkan pada usia sekolah, anak telah berfokus pada penyelesaian tugas sekolah (PR). Terkadang hal ini juga akan membangun ketertarikan anak pada suatu objek atau tugas yang diselesaikannya.

DATANGNYA MINAT

Minat bisa lahir dari dalam diri si anak dan juga karena pengaruh lingkungan.

1. Minat yang lahir karena dorongan dari dalam diri si anak. Dorongan ini dipengaruhi dari bakat alami yang telah diberikan Allah (given) kepada anak. Biasanya minat yang tumbuh dari dalam diri anak, sulit baginya menjelaskan mengapa ia menyukai sesuatu. “kenapa ya? yaa. suka aja, demikian jawabnya jika ditanya. Minat ini kadang juga disebut Minat “bawaan lahir”, minat karena adanya dorongan dari bawaan bakat alami si anak.

2. Minat yang lahir karena pengaruh lingkungan. Lingkungan keluarga, dorongan dari orang tua, tempat tinggal atau teman sepermainan. Misalnya seorang anak yang minat berjualan (berdagang), karena ia lahir di lingkungan pedagang, ayah ibunya pedagang, dan tinggalnya dekat dari pasar (pajak). Oleh karena itu diperlukan Tes Bakat untuk mengetahui apakah ia memiliki bakat alami (genetik) berdagang atau tidak. Jika dari hasil tes bakat anak memiliki bakat dagang, maka minat anak bisa diteruskan.

Minat anak yang terbaik adalah jika berasal dari Bakat Alaminya anak. Sebab ini akan menjadikan anak lebih mampu untuk konsisten dalam melakukannya. Lebih senang tanpa ada beban.  Jika anda ingin mengetahui minat sejati anak anda maka lakukanlah Tes Bakat dengan menggunakan Fingerprint Tes STIFIn.