Bakat Anak dan Prestasi Sekolahnya

Benarkah Jika Bakat Anak Disalurkan, Akan Mengganggu Prestasi Sekolahnya ?? Banyak orang tua yang takut menyalurkan bakat anaknya

Benarkah Jika Bakat Anak Disalurkan, Akan Mengganggu Prestasi Sekolahnya ??

Banyak orang tua yang takut menyalurkan bakat anaknya karena khawatir akan mengganggu prestasi sekolahnya. Akan tetapi hal ini tidak perlu dikhawatirkan bagi orang tua yang sudah mengetahui Mesin Kecerdasan anaknya melaui Tes STIFIn. Menggeluti Bakat yang sesuai dengan Mesin Kecerdasan justru akan menjadikan anak memiliki prestasi di sekolahnya. Testimoni yang akan di uraikan berikut ini menjadi buktinya.

Testimoni datang dari perbincangan antara istri saya (Renny Wulan Sari) dengan seorang rekan kerjanya bernama Eva Ginting, yang telah melakukan Tes STIFIn sekeluarga ( Ayah Ibu dan dua orang anaknya). Dari perbincangan mereka di BBM ada hal  yang menarik bagi saya, yang membuat saya ingin membagikannya kepada pembaca sekalian.

Ibu Eva memiliki dua orang anak laki-laki. Anak pertama Personality Genetik-nya Feeling extrovert (Fe) dan anak ke dua Intuiting extrovert (Ie). Pembicaraan berawal saat istri melihat Profil BBMnya bu Eva, foto anaknya yang sedang belajar main piano. Istri saya bertanya, “si mike les piano ya mak e..?”  mak e..panggilan akrab sesama emak-emak. Dari sinilah pembicaraan bermula hingga seterusnya – anda bisa melihat pada Gambar diatas dan Gambar dibawah ini.

Bu Eva mengamati anaknya mike (yang pertama) senang pada musik. Sesuai dengan Personality Genetik-nya Fe yang memiliki bakat Seniman. Bu Eva memasukkan anaknya les piano di dekat rumahnya Johor City Medan. Dari percakapan diatas Bu Eva mengatakan, sejak anaknya Ikut Les Piano, pelajaran di sekolahnya semakin bagus.

Fokuslah Pada Kekuatan Bukan Pada Kelemahan

STIFIn menganjurkan agar semua orang menggunakan Mesin Kecerdasan-nya. Karena itulah yang menjadi kekuatannya/kelebihannya, ketika kelebihannya di beri perhatian, maka efeknya akan menjalar pada kelemahannya, sehingga kelemahannya tersebut ikutan meningkat. Akan tetapi, jika sebaliknya berfokus pada kelemahannya, maka kekuatannya akan menurun. Terjadilah ke GALAU-an hidup.

Les kanlah anak sesuai dengan Mesin Kecerdasannya. Inilah Tindakan Yang Tepat

Dengan Tes STIFIn bu Eva Ginting memiliki panduan untuk memutuskan les seperti apa yang cocok untuk anaknya. Karena dari hasil Tes STIFIn telah diuraikan beberapa aktifitas yang sesuai dengan Mesin Kecerdasan seseorang. Sehingga orang tua tidak perlu coba-coba/berspekulasi. Coba les ini, coba les itu, yang ujungnya menghabiskan uang secara percuma. Inilah salah satu Manfaat Tes STIFIn bagi orang tua yang telah mengetahui Mesin Kecerdasan anaknya.

Terbukti anak feeling yang berbakat sebagai seorang seniman, ketika di leskan, guru lesnya akan mudah mengajarinya sehingga cepat mahirnya. Inilah kehebatannya jika kita memberikan perhatian pada Bakat anak. Anak yang berbakat tidak akan sulit mengajarinya. Anak yang tidak berbakat, butuh perjuangan dan kesabaran tingkat dewa untuk mengajarinya hingga bisa.

Semoga testimoni singkat ini dapat mencerahkan para orang tua untuk tidak lagi khawatir akan prestasi sekolah jika bakat anak disalurkan dengan serius, sungguh-sungguh dan terencana. Jika anak sudah melewati 10.000 jam latihan, dipastikan dia akan menjadi expert. Sehingga Bakat nya bisa menjadi sumber penghidupannya di masa depan.

Bagi yang belum mengetahui Mesin Kecerdasannya, saya sangat menyarankan agar melakukan Tes STIFIn, investasi sekali seumur hidup sebagai panduan dalam menggapai hidup SuksesMulia.

Pin It

2 thoughts on “Bakat Anak dan Prestasi Sekolahnya

Leave a Comment